Penjualan Mobil Gak Karuan-Ambruk 22%, Bos Honda Bongkar Boroknya

Honda Brio RS (CNCB Indonesia/Tri Susilo)

Penjualan mobil di Indonesia ambles pada medio Januari-April 2024. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau penjualan mobil dari pabrikan ke diler di empat bulan awal ini anjlok mencapai 22,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sepanjang Januari – April 2024, total wholesales yang dibukukan seluruh pabrikan mobil 263.706 unit. Turun jauh dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 341.582 unit.

Sebelumnya, Gaikindo mencatat, penjualan mobil nasional bulan Maret 2024 masih anjlok 26,21% atau 26.548 unit secara tahunan. Pada Maret 2023, penjualan tercatat mencapai 101.272 unit.

Jika diakumulasikan sepanjang tiga bulan pertama tahun 2024, penjualan secara wholesales telah menyentuh 215.069 unit. Dibandingkan periode yang sama tahun 2023, total penjualan mobil di kuartal pertama 2024 turun 23,77%. Penjualan mobil pada kuartal pertama tahun lalu mencapai 282.125 unit.

Lalu, apa sebenarnya penyebab penjualan mobil di dalam negeri masih terus turun dibandingkan tahun 2023 lalu?

Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy pun buka suara dalang di balik pasar mobil RI yang masih menunjukkan tren suram.

“Penjualan mobil di kwartal pertama tahun ini memang banyak dipengaruhi faktor politik dan ekonomi, termasuk kenaikan harga bahan bakar, kenaikan suku bunga, pengetatan approval dari lembaga pembiayaan, serta hingga nilai tukar rupiah yang melemah, kondisi ini menyebabkan sebagian konsumen menahan untuk melakukan pembelian hingga situasi dinilai lebih stabil,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (13/5/2024).

Pabrikan tidak bisa berdiam diri dengan menurunnya daya beli masyarakat, salah satu cara pendorongnya dengan penawaran penjualan.

“Untuk menyiasati turunnya penjualan, kami memiliki beberapa strategi seperti penawaran penjualan yang meringankan hingga memperluas jaringan layanan purna jual untuk memudahkan konsumen dalam memiliki dan merawat kendaraannya,” kata Billy.

Honda pun memiliki beberapa line up kendaraan yang bisa menjadi pendongkrak penjualan secara keseluruhan, diantaranya pesaing Toyota Avanza di barisan mobil terlaris yakni Honda Brio.

“Kontribusi tertinggi penjualan kami ada di Honda Brio, kemudian HRV, WRV dan BRV,” sebut Billy.

Sebagai catatan, Honda mencatatkan penjualan sebanyak 32.677 unit atau menguasai pangsa pasar 12,4% sepanjang Januari-April 2024. Angka ini lebih rendah dari Toyota dan Daihatsu, namun lebih tinggi dari catatan penjualan Mitsubishi dan Suzuki.

kas138

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*